Skip to main content

Cara Pecinta Makanan Pedas dan Manis Menjaga Kesehatan dan Kebersihan Mulut

Para penggemar makanan manis dan pedas perlu memberikan perhatian ekstra pada kesehatan dan kebersihan mulutnya. Pasalnya, kedua makanan ini dapat dengan mudah menimbulkan gangguan pada gigi dan mulut jika tidak diimbangi dengan perawatan yang benar.

Sisa makanan pada mulut yang tidak dibersihkan setelah mengonsumsi makanan manis atau pedas bisa menyebabkan berbagai gangguan pada gigi dan mulut.

Makanan manis mengandung gula yang bisa membuat bakteri di dalam mulut berkembang biak lebih pesat, sedangkan makanan pedas mengandung senyawa yang dapat mengiritasi mulut dan menyebabkan bau mulut.

Oleh karena itu, para pecinta kedua jenis makanan ini perlu melakukan perawatan gigi dan mulut yang benar. Tidak hanya setelah mengonsumsi makanan pedas atau manis, perawatan ini juga perlu dilakukan secara rutin sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari.

9._cara_pecinta_makanan_pedas_dan_manis_menjaga_kesehatan_dan_kebersihan_mulut.jpg

Cara Menjaga Kesehatan dan Kebersihan Mulut

Meski makanan manis dan pedas dapat menyebabkan meningkatknya risiko masalah gigi dan mulut, bukan berarti Anda tidak boleh mengonsumsinya sama sekali. Berikut ini adalah tips untuk merawat kesehatan gigi dan mulut bila Anda sering mengonsumsi makanan manis atau pedas:

Sikat gigi dengan benar

Anda memang disarankan untuk menyikat gigi sebanyak 2 kali sehari. Namun, usahakan untuk selalu menyikat gigi kembali setelah mengonsumsi makanan manis dan pedas. Hal ini dilakukan agar sisa makanan dan bakteri yang mengumpul di gigi dapat terangkat dan tidak membentuk karang gigi atau menyebabkan bau mulut.

Saat menyikat gigi, jangan lupa untuk membersihkan lidah karena sisa makanan dan bakteri juga bisa menempel di sini. Gunakanlah sikat gigi yang berbulu lembut dan

pasta gigi yang mengandung fluoride. Zat fluoride dalam pasta gigi dapat melindungi kekuatan dinding gigi yang dapat menipis akibat bakteri.

Bersihkan sela gigi dengan benang gigi

Menyikat gigi saja sering kali tidak cukup untuk membersihkan sisa makanan yang ada di sela-sela gigi, terlebih jika Anda sering mengonsumsi makanan manis yang lengket, seperti permen atau karamel.

Sisa gula yang tidak terjangkau sikat gigi ini bisa menjadi makanan bagi bakteri di dalam mulut. Itulah sebabnya, bau mulut kadang masih tercium bahkan setelah menyikat gigi. Jadi, bersihkanlah sela-sela gigi Anda dengan benang gigi setelah menyikat gigi.

Berkumur dengan obat kumur

Agar kesehatan dan kebersihan mulut lebih terjaga, sebaiknya Anda rutin berkumur dengan obat kumur (mouthwash) untuk membersihkan sisa makanan di area yang sulit dijangkau oleh sikat gigi maupun benang gigi, misalnya bagian bawah lidah dan pangkal tenggorokan.

Nah, agar manfaat dari obat kumur dapat diperoleh secara maksimal, pilihlah obat kumur yang mengandung minyak esensial, seperti thymol, eucalyptol, methyl salicylate, dan menthol.

Bahan-bahan tersebut dapat melawan bakteri di rongga mulut dan gigi. Dengan begitu, risiko terjadinya plak, gigi berlubang, bau mulut, dan masalah gusi akibat bakteri dapat berkurang.

Pilih juga obat kumur yang mengandung sorbitol dan benzoic acid. Sorbitol mampu memberikan rasa manis sekaligus mencegah mulut kering, pengikisan dinding gigi, dan gigi berlubang, sedangkan benzoic acid mampu membantu menghambat pertumbuhan bakteri di dalam mulut.

Obat kumur yang mengandung alkohol sebaiknya dihindari. Kandungan alkohol pada obat kumur dapat membuat mulut menjadi kering.

Mengonsumsi makanan manis atau makanan pedas tentunya boleh-boleh saja. Namun, Anda perlu lebih memperhatikan kesehatan dan kebersihan mulut Anda. Pasalnya, makanan-makanan tersebut mudah menimbulkan beragam risiko gangguan di rongga mulut akibat bakteri, bila perawatan gigi dan mulut tidak dilakukan dengan benar.

Selain itu, jangan lupa lakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali. Dengan begitu, kesehatan gigi dan mulut Anda dapat terpantau dengan baik, dan bila ada gangguan pada gigi dan mulut, bisa segera ditangani.

Artikel ini direview oleh: Alodokter

Referensi:

Menicagli, R., Marotta, O., & Maione, N. (2020). Possible Effects of Capsaicin (Chili Pepper) on the Oral Health. International Journal of Preventive Medicine, 11, 12.

Lima, T. C., et al. (2018). Antifungal Activity of Cinnamic Acid and Benzoic Acid Esters Against Candida Albicans Strains. Natural Product Research, 32(5):572-575.

Kids Health (2015). Taking Care of Your Teeth.

NHS UK (2018). How to Keep Your Teeth Clean.

American Dental Association. Mouthwash (Mouthrinse).

Cleveland Clinic (2015). How to Choose the Best Toothpaste for You.

Whelan, C. Healthline (2019). The Best Mouthwashes for Your Smile.

Tan, V. Healthline (2017). How Sugar Causes Cavities and Destroys Your Teeth. Gupta, S. Medscape (2020). Mucosal Candidiasis Treatment & Management. WebMD (2019). Dental Health and Cavities Web MD (2018). What Causes Bad Breath?

Pagán, C. N. WebMD (2016). To Floss or Not to Floss?